Drive Shaft Dan Penyebab Mobil Sedan Bunyi Saat Berbelok Di Jalan Gelombang

Posted on

MOBILUPDATE.NET – Salah satu “penyakit” atau masalah yang timbul pada mobil sedan yang sudah “berumur” lebih dari 5 tahun biasanya adalah bunyi-bunyi pada bagian bawah, mobil sedan memang sensitif terhadap bunyi-bunyi karena jarak antara ruang mesin dan suspensi ke kabin cukup dekat sehingga bila ada bunyi atau getaran akan mudah terasa atau terdengar.

Postingan artikel kali ini akan membahas bunyi-bunyi yang sering terjadi pada mobil sedan yang di sebabkan oleh drive shaft berdasarkan pengalaman selama ini.Sebagian besar mobil sedan menggunakan mesin dengan penggerak roda depan dimana tenaga dari mesin langsung masuk ke transaxle dan di teruskan ke roda-roda melalui drive shaft atau kalau bahasa di bengkel biasanya di sebut kokel (semoga gak salah tulis), drive shaft di mobil sedan ini berputar sesuai putaran transaxle dan juga bisa bergerak memanjang atau memendek saat di belokkan serta bergerak flesible naik dan turun sesuai kondisi jalan karena terhubung dengan sistem suspensi, agar lebih mudah kita jelaskan di gambar di bawah ini.

Dari gambar di atas penjelasanya adalah sebagai berikut :

gambar-drive-shaft

  1. Bagian ini adalah bagian dalam, dimana ujungnya akan masuk ke dalam transaxle
  2. Bagian yang kedua adalah bagian luar dimana ujungnya akan di kaitkan dengan wheel hub untuk menggerakkan roda-roda.
  3. No 3 adalah boot drive shaft atau karet penutup, fungsinya adalah melindungi pelumas yang ada di dalam rangkaian drive shaft ini agar tidak keluar, pelumas disini berbentuk grease atau bahasa bengkel nya “stempet” (maaf kalau istilahnya salah), karet pelindung ini terbuat dari bahan yang kuat, tahan panas dan puntir juga tapi karena pemakaian jadi bisa rusak juga dalam jangka waktu tertentu, ketika karet ini rusak makan pelumas di dalamnya akan keluar sehingga mengakibatkan komponen di dalam drive shaft tidak terlumasi dengan baik dan menimbulkan kerusakkan sehingga muncul bunyi-bunyi, ini salah satu penyebabnya.

Kalau anda ingin tahu bagian dalamnya dari drive shaft maka perhatikan gambar dan penjelasan di bawah ini, kita mulai dari isi bagian dalam komponen no 1.

gambar-tripod-drive-shaft

Gambar di atas adalah bagian dalam komponen no 1, di dalam nya ada beberapa nama komponen seperti yang tertulis di gambar, fungsi vitalnya ada pada komponen tripod joint, 3 buah bearing yang menjadi satu rangkaian, tripod ini masuk ke dalam inner joint housing dengan bentuk di dalamnya memanjang, jadi tripod ini bergerak  kesamping dan kekiri di dalam housing sesuai dengan arah setir saat di putar, tripod di kunci posisinya menggunakan snap ring dan semua komponen di dalam ini akan terlumasi menggunakan grease dan dilindungi oleh boot (inner boot)

Gambar bagian dalam komponen no 2

gambar-komponen-drive-shaft

Jika di bagian no 1 ada tripod yang bergerak ke samping kanan dan kiri, maka di bagian dalam komponen no 2 ini ada bearing yang bisa bergerak flesibel naik dan turun sambil berputart sesuai pergerakan suspensi tetapi tidak bergerak ke samping kanan kiri. Ball, bearing hub dan cage di rangkai menjadi satu menjadi sebuah bearing dan di tanamkan di dalam outer joint housing dan di lumasi dengan grease serta di tutup menggunakan boot (outer boot) jika boot rusak, pelumas akan keluar, bearing tidak ada peluasan dan akan terjadi kerusakan hingga menimbulkan bunyi-bunyi setiap bergerak. Rangkaian komponen ini juga di sebut CV Joint, artinya Constan Velocity Joint bahasa mudahnya bisa bergerak fleksible.

Jika anda sudah memahami komponen-komponen di atas dan cara kerjanya anda sudah dapat menemukan apa penyebab dari bunyi-bunyi saat kendaraan berbelok.

Cara perbaikan

Jika karet boot rusak dan tidak ada pelumasan, maka harus di bongkar dan di periksa apakah bearing sudah rusak, jika sudah rusak maka harus di ganti, jika saat di bongkar bearing tidak mengalami kerusakan maka bisa dengan di beri pelumas yang baru, dan ganti boot karet penutup yang rusak tersebut dengan yang baru dan original, rakit kembali dan lakukan test jalan.

Beberapa hal perlu di perhatikan saat melakukan bongkar pasang drive shaft

  • Gunakan pelumas sesuai dari rekomendasi bengkel resmi, karena jika asal menggunakan pelumas maka tidak akan tahan lama, karena tidak tahu seberapa tahan pelumas tersebut terhadap panas.
  • Pastikan posisi pengunci bearing terpasang dengan kuat dan sempurna
  • Pengunci boot drive shaft biasanya akan rusak saat di buka, namun ada juga yang bisa digunakan kembali, jika anda ragu dengan kekuatan clamp bekas, anda bisa menambahkan kawat bendrad untuk lebih amannya, jangan sampai ada yang kendor dan terbuka (fatal)

Demikian sedikit informasi dan tulisan mengenai apa itu drive shaft yang dapat menimbulkan bunyi-bunyi pada mobil sedan terutama saat berbelok atau melewati jalan bergelombang, bunyinya biasanya “gluduk-gluduk”.

UNTUK ANDA YANG MEMBUTUHKAN DRIVE SHAFT TOYOTA CBU BISA HUB 081252856060 

Incoming search terms:

  • cara memperbaiki cv joint
  • konponen driveshaft
  • Drive shaft depan livina rusak
  • cv joint soluna
  • cv joint ford laser
  • cv joint dalam mazda 2
  • ciri ciri cv joint dalam rusak
  • cara pasang Cross joint kopel Bmw
  • cara melepas as roda charade
  • stir kopel sedan oblak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *