Penyebab Mesin Toyota FT 86 Jebol (Sharing)

Posted on

Mobilupdate.net –  Pada postingan kali ini kami saya bercerita salah satu kasus dari klien kami yang mobilnya mengalami kerusakan saat di jalan yaitu salah satu sedan sport dari Toyota, sedan FT 86, customer saya ini bilang mobilnya jebol saat di geber di jalan dengan kecepatan 220/ jam, saya gak yakin kalau penyebab jebolnya ini karena di buat jalan dengan kecepatan segitu karena setahu saya FT 86 masih bisa naik lagi dari kecepatan itu, mohon koreksi jika saya salah.

Awalnya ada WA masuk “ mas saya cari part2 ini ya” dengan beberapa foto masuk yang menunjukkan komponen hancur yang sudah tidak berbentuk lagi, setelah ada beberapa foto masuk baru saya paham kalau komponen yang hancur tadi adalah sebuah piston seperti ini kawan foto-fotonya.

Ini yang kata dia (customer) pistonnya sudah jadi bubur, hancur total, sedangkan ada 2 foto lainnya yang sudah cukup untuk mengetahui bagaimana kerusakannya

gambar piston toyota ft  86

Bagian atas katup juga hancur, piston sampai lepas dari connecting rod dan tampak juga di foto bagian bawah mengalami kerusakan, sedangkan untuk kondisi crankshaft atau as kruknya belum tahu karena saat itu masih mau di bongkar total, karena saat piston hancur di dalam mesin ada kemungkinan serpihan logam bisa menghantam bagian lain yang ada di dalam mesin tersebut

 

Setelah itu saya tanya kenapa bisa begini bagaimana awal kejadiannya, katanya mesinnya jebol setelah di pacu 220 km/ jam, saya bilang sepertinya bukan itu penyebabnya kalau semua sistem bekerja normal dan kondisi sistem pelumasan, pendinginan semua bagus rasanya masih aman lari segitu, karena saat jalan dengan 220 km/ jam paling hanya beberapa saat dan tidak mungkin dalam durasi yang lama.

Nah setelah saya tanya kapan terakhir ganti oli, dia bilang sudah sangat lama mas, dan dia cerita oli mesin selama ini jarang sekali di ganti dia hanya kurang di tambahi dengan oli baru saja tanpa oli lama di keluarkan, padahal kualitas oli ini sangat-sangat penting, dan menurut saya penyebab kerusakan mobil ini karena sistem pelumasan tidak bekerja dengan baik yang di awali dari kelalaian memelihara kondisi oli.

Sebatas yang saya tahu, setiap pabrikan oli sudah memiliki formula sendiri pada setiap oli produknya, zat-zat yang ada di dalam oli ini akan bekerja dengan jangka waktu tertentu, kualitas bahan aditif di dalamnya akan menurun seiring dengan lama pemakaian, semakin lama sifat pelapis oli atau oil film akan rusak karena panas dan juga karena kotoran sisa kerja mesin, sehingga oli tidak bisa melindungi gesekan antara logam dan oli berubah warna yang mengindikasikan harus di ganti. Jadi ketika oli lama di dalam mesin sudah jelek di tambah oli bagus maka oli bagus akan menjadi jelek karena zat aditifnya sudah terkontaminasi dari oli yang jelek tadi, benar volumenya akan tetap tapi kemampuannya sangat jelek.

Jadi sebaiknya oli mesin memang di ganti secara berkala, jangan di campur-campur, beberapa kondisi pengendaraan memang memerlukan pergantian oli lebih cepat dari masa normal misal kendaraan sering di pakai kecepatan tinggi, kendaraan di gunakan untuk beban berat, jika biasanya setiap kelipatan 5000 km di ganti maka dalam kondisi tertentu harus di ganti sebelum kilometernya tambah 5.000 km.

Memperhatikan kondisi mobil, kita lihat jika orang mau mudik semua dengan giat cek mobilnya ke bengkel, ini hal positif dan memang harus di lakukan, tapi lebih bagus lagi harus di lakukan secara berkala. Dari kejadian di atas mobil di geber dengan kecepatan 220 km/ jam dengan kondisi oli kurang bagus, oli tidak bisa melapisi gesekan logam, panas dan akhirnya macet, karena kecepatan tinggi dan tidak ada ruang gerak bagi piston karena pemuaian bahan akhirnya jebol dan hancur berkeping-keping. Biaya yang di keluarkan jauh lebih besar jika sudah terjadi hal demikian bisa belasan bahkan puluhan juta habisnya jika mobil ingin kembali normal.

Ngebut di jalan memang harus paham konsekuensinya, kehilangan kontrol dan kendali bisa berakibat fatal bagi pengendara dan juga bagi penggunakan jalan lainnya, iya kalau mesin Cuma jebol duit bisa di cari lagi untuk benerin tapi kalau nyawa yang melayang apa tidak jadi penyesalan.

Jadi dari peristiwa customer saya tadi kita ambil baiknya, selalu luangkan waktu untuk menjaga kondisi kendaraan, ganti secara berkala oli mesin, cek sistem pendingin mesin (air radiator). Gunakan part – part sesuai rekomendasi dari pabrikan, jangan kebutan-kebutan di jalan ingat resiko nya bisa saja orang lain yang menanggung, terima kasih sudah membaca silakan share jika ada manfaatnya buat anda.

untuk yang mau order spare part Toyota FT 86 silakan chat kami di bawah ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *