Selain Oli, Pelumas Ini Juga Harus Diganti Di Mobil

Posted on

Mobilupdate.net –Bagian apa di mobil selain mesin yang membutuhkan pelumasan? Tentunya masih ada transmisi dan juga gardan yang membutuhkan oli untuk pelumasan. Tapi ada beberapa jenis mobil yang membutuhkan perawatan pelumasan juga selain pada komponen  mesin, gardan dan transmisi, yaitu pelumasan pada drive shaft atau as roda  untuk kendaraan yang menggunakan penggerak depan ataupun belakang yang memiliki drive shaft.

Selain itu juga masih ada kendaraan yang membutuhkan pergantian pelumas secara berkala, yaitu mobil yang menggunakan bearing berbentuk cone yang di gunakan pada bagian depan, biasanya mobil niaga yang menggunakan ini, sebagai contoh adalah Toyota kijang sebelum generasi kijang innova, untuk mobil sekarang sekarang kebanyakan sudah tidak menggunakan pelumas grease bearing karena konstruksi dari dari bearing sudah berbeda.

Pelumas Pada Drive Shaft (As Roda)

cara mengganti pelumas grease pada drive shaft

Perhatikan gambar di atas, as roda pada bagian dalam berisi ball bearing yang selalu berputar, terdapat gesekan disana dan timbul panas, untuk itu di berikan pelumas berupa grease yang harusnya di ganti secara berkala atau ketika service harus sering di lihat bagian dalamnya. Memang pada bagian ini grease tertutup rapat oleh boot drive shaft sehingga tidak bisa keluar, tapi kita tidak tahu kondisi bagian dalamnya seperti apa jika tidak pernah di cek, sebaiknya segera di ganti ketika kedapatan kondisinya sudah jelek atau sudah mencair seperti foto di atas, efek jika pelumas ini tidak pernah di ganti adalah bisa merusak komponen joint dalam drive shaft ini dan indikator pertama yang sering keluar adalah ketika jalan sambil belok keluar bunyi “kletek,kletek” dan ini berlaku untuk semua merek mobil yang memiliki konstruksi sama.

Pelumas pada bearing roda depan

mengganti grease pada bearing roda

Nah gambar di atas adalah proses pergantian pelumas pada bearing roda, baik depan atau belakang untuk kendaraan yang masih menggunakan model seperti ini. Konstruksi bearing seperti ini biasanya perlu di lakukan penyetelan kekencangan tidak terlalu rapat dan tidak terlalu renggang. Hal penting sebelum melakukan pergantian grease atau pelumas, adalah dilakukan pemeriksaan terhadap permukaan bearing dan juga rumah dari bearingnya, setelah di bongkar di bersihkan menggunakan bensin lalu keringkan, jika ada kerusakan maka akan kelihatan secara visual, bearing roda yang rusak biasanya akan menimbulkan suara gemuruh saat mobil jalan.

Setelah pemberian pelumas setelah rakit ulang kembali dan lakukan test jalan. Banyak orang mengabaikan bagian ini, mereka biasanya baru sadar ketika pada bagian roda depan terutama di velg bagian dalam sudah mulai keluar kotoran seperti grease ( ada yang pakai bahasa stempet ), grease ini keluar karena sudah sangat jelek dan mencari, karena ikut di komponen yang berputar, maka akan ikut keluar, selain menyebabkan kotor  jika tidak segera di ganti akan mengakibatkan bearing rusak parah.

Itu mungkin sedikit coretan tentang pelumas lain selain oli yang ada pada mobil, dan ini tidak semua mobil, banyak mobil sekarang sudah menggunakan konstruksi bearing yang berbentuk silinder yang di press dengan tekanan tinggi dengan presisi yang luar biasa, bahkan ada yang tidak bisa di ganti, jika rusak di ganti dengan satu set wheel hub nya, enak mekanik tidak kotor dan langsung bongkar pasang hehehe..

Silakan koment di bawah jika ada masukan, kritikan ataupun pertanyaan, silakan di share link postingan ini jika di rasa bermanfaat untuk anda dan teman-teman anda, terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *