Krisis Chip Global, Sektor Otomotif Dunia Mengalami Penurunan Produksi

  • 1 min read
  • Oct 22, 2021

Bulan ini kabar buruk datang dari sektor otomotif dunia dikarenakan  industri otomotif global dilanda krisis chip yang berdampak pada diberhentikan sementaranya proses produksi pada beberapa pabrik otomotif di dunia.

Tentunya hal ini juga berdampak pada sektor otomotif di Indonesia dimana proses produksi mengalami penurunan sebesar 11,7 % di banding bulan sebelumnya. Menurut data Gabungan Industri Motor Indonesia (Gaikindo), angka produksi pada bulan april sebesar  90.618 unit, sedangkan pada bulan sebelumnya 102.637 unit.

krisis chip global

Jongkie D. Sugiarto selaku ketua Gaikindo mengungkapkan bahwa penurunan di sektor industry otomotif Indonesia disebabkan karena kurangnya pasokan bahan semi konduktor atau chip.

Chip semi konduktor ini berkaitan dengan ECU, pengaturan sistim management baterai, control kemudi, platform konektivitas dan juga berdampak pada fitur-fitur hiburan di sebuah kendaraan.Untuk mobil standart membutuhkan ratusan semi konduktor didalamnya, apalagi untuk mobil yang lebih canggih dan memiliki sistim keamanan dan fitur-fitur infotaiment yang lebih canggih memiliki lebih dari sekedar model dasar termasuk berbagai macam jenis chip, di kutib dari CNBC.

Menurut Reuters,  Nissan co dan Suzuki Motot Corp terpaksa harus menghentikan sementara produksinya pada bulan depan karenakan kurangnya pasokan bahan semikonduktor atau chip. Untuk Nissan sendiri akan menghentikan sementara produksi selama tiga hari di Nissan Manufactur yang berada di Kyushu Jepang sambil menyesuaikan produksi di pabrik Tochigi dan Oppama, Jepang.

Hal yang sama juga terjadi pada Suzuki Motor Corp yang akan menghentikan sementara proses produksi pada bulan depan. Tindakan penyesuian harus dilakukan oleh pabrikan-pabrikan otomotif karena kurangnya pasokan bahan semikonduktor atau chip ini.

Kurangnya pasokan chip ini diperkirakan karena dua factor utama, yaitu pandemic covid 19 dan perang dagang Amerika-Cina yang diperkirakan akan berdampak sampai tahun 2022. Ditambah lagi salah satu pabrik pemasok chip terbesar di Jepang  Asahi Kasei Microdevices mengalami musibah kebakaran pada awal tahun 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
ORDER SPARE PART TOYOTA BUILT UP