Dasar sistem pengapian pada mobil

Posted on

gambar busiPrinsip kerja dan dasar sistem pengapian – sistem pengapian adalah sistem yang digunakan dalam sebuah kendaraan yang berfungsi untuk membakar campuran bahan bakar dan udara yang telah di kompresikan di dalam silinder. Jika anda saat ini mengenal beberapa istilah seperti EFI, i-DSI, EPI dan masih banyak istilah lainnya yang digunakan untuk masing masing produsen, tapi intinya adalah sama yaitu sistem pembakaran.

Sebelum membahas lebih jauh tentang teknologi yang saat ini di gunakan yang lebih penting adalah memahami dasar dan prinsip kerja dari suatu sistem, tanpa ini kita tidak akan tahu maksud dan tujuan dari sebuah sistem yang terus di update setiap tahunnya.

Prinsip kerja sistem pengapian

ilustrasi gambar pengapian sederhana

Pembakaran campuran bahan bakar yang di kompresikan terjadi di dalam silinder, daya mesin di peroleh dari pemuaian gas pembakaran tersebut, sedangkan sistem pengapian berfungsi membakar gas yang terkompresi tersebut dengan bunga api yang di keluarkan dari busi sehingga terjadi ledakan pada campuran tersebut.

Ketiga elemen dasar berikut ini adalah yang sangat penting untuk mendapatkan tenaga yang maksimal dari sebuah engine

  • Tekanan kompresi yang tinggi
  • Saat pengapian yang tepat dan bunga api yang kuat dari busi
  • Campuran bahan bakar dan udara yang baik

Sedangkan 3 hal berikut ini adalah syarat utama sistem pengapian (memercikkan bunga api)

  • Bunga api yag kuat, pada saat campuran bahan bakar dan udara di kompresikan dalam silinder sangat sulit untuk bunga api melewati udara karena udara memeliki tahanan listrik dan tahanan ini akan naik seiring dengan tingkat kompresi, untuk itu tegangan pada busi harus kuat dan besar untuk membangkitkan bunga api, tegangan pada kabel busi dimobil bisa mencapai 20 ribu volt.
  • Saat pengapian yang tepat, apa artinya bunga api yang kuat tetapi tidak bisa membakar tepat pada waktunya, hasilnya adalah mesin tidak akan maksimal karena seiring kecepatan putaran mesin maka waktu pengapian juga harus bisa berubah secara otomatis, untuk itu memerlukan beberapa komponen tambahan untuk mengatur itu.
  • Ketahanan yang cukup, apabila sistem pengapian tidak bekerja maka mesin akan mati, untuk itu sistem pengapian harus memiliki ketahanan yang cukup terhdap panas ataupun getaran yang di akibatkan oleh mesin, demikian juga harus tahan terhadap tegangan tinggi yang digunakan untuk membangkitkan bunga api.

Komponen komponen dalam sistem pengapian (dasar)

  • Bateray
  • Fuse
  • Kunci kontak
  • Ignition coil ( sudah termasuk resistor di dalamnya )
  • Kabel busi
  • Distributor (untuk mobil lama yang masih menggunakan ini)
  • Busi

Itu adalah beberapa komponen yang biasanya di gunakan untuk sistem pengapian dasar, untuk saat ini beberapa kendaraan masih menggunakan ini, tapi juga sudah banyak yang tidak lagi menggunakan kabel busi, misalnya kijang innova dimana kabel busi sudah tidak ada karena coil sudah langsung masuk ke dalam busi sehingga 1 busi satu coil dan semua waktu pembakaran sudah di atur dengan komputer, jadi akan lebih maksimal lagi hasilnya.

Inilah dasar dari sistem pengapian pada mobil, dalam artikel lainnya kita akan membahas bagaimana listrik dari bateray ini bisa berubah menjadi 20 volt untuk menghasilkan bunga api yang kuat.

Incoming search terms:

  • gambar komponen sistem pengapian pada mobil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *