Biaya Turun Mesin Mobil

  • 13 min read
  • Apr 24, 2020

Kali ini saya akan menulis agak panjang tentang seputar biaya turun mesin mobil yaitu perbaikan yang melibatkan proses pergantian part utama di dalam mesin atau engine. Karena pekerjaan ini menyangkut waktu, biaya, dan  juga hasil setelah  turun mesin itu sendiri maka dalamnya akan melibatkan banyak keputusan.

Harus ada beberapa pertimbangan yang mungkin saja perlu anda ketahui dahulu terutama untuk hal-hal yang penting seperti biaya turun mesin mobil ini berapa sih? apa saja yang harus di siapkan dan dimana kita harus melalukan perbaikan.

biaya turun mesin

Karena menurut saya sebagian besar pemilik mobil selalu menyiapkan budget anggaran untuk perawatan dan operasional tapi tidak untuk kejadian besar seperti halnya berapa anggaran dana yang harus di keluarkan ketika mobil anda tiba-tiba di vonis harus turun mesin atau overhaul, sepakat ya.

Estimasi Biaya Turun Mesin Mobil

Setiap kendaraan mengandung spare part yang berbeda, harga yang berbeda, biaya perbaikan yang berbeda setiap bengkel, jadi seperti di bawah ini kira-kira yang membedakan biaya  turun mesin mobil berdasarkan jenis mobil dan jenis kerusakan.

Merek Mobil dan Jenis Mobil

Kenapa disini disebutkan merek atau brand mobil ini menentukan biaya yang harus di keluarkan,  karena pada dasarnya setiap mobil memiliki harga yang berbeda-beda, tidak hanya harga mobil nya tapi harga spare partnya juga pasti beda, jangankan untuk yang beda pabrikan beda jenis saja yang masih satu pabrikan juga  pasti beda.

Misal nya anda memiliki mobil Toyota Avanza saat turun mesin tidak bisa di samakan dengan Toyota Yaris, begitu juga turun mesin Toyota tidak bisa di samakan dengan turun mesin mobil Audi, mobil Tata atau Wuling misalnya, jadi intinya yang perlu di pahami beda merek mobil dan akan beda nilai budget nya. Semakin mewah jenis mobil anda akan semakin banyak biaya yang harus di keluarkan.

Jenis Kerusakan

Semua mobil yang mengalami turun mesin memiliki jenis kerusakan yang berbeda-beda, misalnya ada yang harus turun mesin karena mobil kebanjiran, ada yang di sebabkan karena kehabisan oli mesin, ada yang karena overheating atau temperature panas sehingga silinder head atau kepala silindernya nya bengkok, ada juga yang mengalami insiden dari luar seperti tabrakan yang mengakibatkan mesin pecah.

Dari jenis kerusakan tadi akan menjadi faktor seberapa banyak biaya yang harus di keluarkan nantinya, karena turun mesin ini hanya proses nya pada kenyataanya masing-masing jenis jenis kerusakan ada komponen yang harus di ganti dan akan ada komponen yang masih bisa di gunakan lagi setelah di lakukan pengecekan.

Harga Spare Part Turun Mesin Mobil

spare part perbaikan mesin

Faktor penggunaan spare part juga akan mempengaruhi biaya yang harus di keluarkan nantinya, memang di sarankan untuk turun mesin menggunakan spare part yang original karena menyangkutkan kualitas komponen itu sendiri, tapi tidak menutup kemungkinan mengganti dengan part aftermarket atau imitasi karena untuk menyesuaikan anggaran.

Spare Part Original

Spare part yang digunakan sesuai rekomendasi dari pabrik mobil, kualitas part ini sama dengan yang terpasang di mobil sebelumnya, jadi saat menggunakan part original akan kembali lagi seperti mesin baru. Karena part ini original biaya yang di keluarkan juga lebih besar, anda bisa melakukan cek price list di masing-masing bengkel resmi dari brand mobil anda.

Jika harga di bengkel resmi mahal biasanya anda bisa mencari sendiri di toko sparepart luar yang sudah terpercaya seperti Toyotapartshop.com jika untuk mobil built up Toyota, harganya biasanya lebih murah jika di bandingkan dengan price list bengkel resmi.

Spare Part Imitasi Atau Aftermarket

Spare part imitasi atau aftermarket saat ini banyak sekali di temui, tidak semua part non original itu jelek, misal saja merek Denso, NGK, Nachi, Koyo adalah salah satu contoh merek part yang memiliki kualitas cukup bagus dengan harga yang lebih murah di bandingkan original.

Yang terpenting ketika anda mencari spare part imitasi carilah yang bagus karena ini akan digunakan di dalam mesin mobil sesuaikan nomor spare part nya benar-benar pengganti untuk nomor part original.

Biaya Jasa Perbaikan Turun Mesin

Biaya jasa turun mesin atau ongkos proses bongkar pasang mesin ini tidak ada standarisasi yang sama, tiap bengkel mungkin mematok harga yang berbeda-beda, biasanya bengkel akan memberikan jasa di luar harga spare part, penting untuk anda ketahui adalah kualitas dari bengkel yang mengerjakan tersebut banyak sekali bengkel yang harus bongkar pasang karena pekerjaannya tidak tuntas tapi juga banyak yang sekali bongkar pasang langsung jadi tanpa ada kendala. Dimana anda akan melakukan proses perbaikan ini mempengaruhi biaya untuk turun mesin mobil anda.

Bengkel Resmi

Jika perbaikan anda di bengkel resmi, anda mendapatkan harga yang jelas dan kualitas yang jelas karena mereka akan memberikan garansi 100% untuk perbaikan. Tidak perlu takut ke bengkel resmi, karena anda bisa memutuskan sendiri di kerjakan di luar atau di bengkel resmi, dan yang pasti sebelum anda di berikan estimasi biaya mobil akan di cek dahulu dan perkiraan komponen apa saja yang nantinya akan di ganti.

Biaya turun mesin di bengkel resmi akan selalu sama dalam tiap wilayah, misalkan anda memasukkan mobil anda di salah satu cabang bengkel Toyota di Jogjakarta, harga jasanya pun akan sama dengan dealer Toyota seluruh jawa tengah, bahkan seluruh jawa bisa jadi sama.

Bengkel Non resmi

Saat sebut saja bengkel biasa ya, harga disini biasanya akan lebih murah dibandingkan bengkel resmi, harga bisa tergantung negoisasi dengan pemilik bengkel termasuk kesepakatan pergantian spare part apakah customer bisa bawa sendiri atau tidak, karena kalau di bengkel resmi biasanya customer tidak boleh bawa spare part dari luar.

Baca Juga :  Apa Itu Istilah Water Hammer Pada Mesin Mobil

Pilihlah bengkel yang memiliki reputasi baik untuk pekerjaan berat seperti ini, tidak ada salah nya meminta referensi teman yang sudah pengalaman atau melihat dari google review yang di berikan pelanggan.

Jangan tergiur harga jasa yang murah tapi kualitas mekanik yang mengerjakan asal-asalan, banyak cerita mobil di bongkar 3 kali belum ketemu penyakitnya karena faktor teknisi yang kurang mumpuni dan keterbatasan peralatan yang di gunakan.

Komponen

komponen turun mesin

Ada 3 bagian utama komponen turun mesin yang akan di periksa hal ini berdasarkan letak komponen itu sendiri di mesin dan ini di sesuaikan dengan jenis kerusakan atau penyebab kenapa mesin harus di turunkan.

Faktor ini juga akan mempengaruhi biaya yang harus di keluarkan nanti, bagian atas itu sekitar silinder head, bagian bawah blok silinder dan komponen pendukung itu part-part yang ada di luar mesin tapi masih bekerja sebagai pendukung mesin, seperti alternator, radiator dan lainnya.

Komponen Atas

Bagian atas adalah kepala silinder atau silinder head, komponen ini menjadi tempat dudukan katup dan juga camshaft, saat turun mesin biasanya silinder head memang jarang sekali di ganti, kecuali nih mobil anda turun mesin karena overheating yang menyebabkan kepala silinder head bengkok, kalau sudah seperti ini sebaiknya harus di ganti.

Selain silinder head ada kemungkan juga katup harus di ganti ketika sudah aus dan sudutnya tidak memungkikan lagi untuk menahan kompresi, selain itu ada juga katup yang harus di ganti karena bengkok terutama saat kejadian timing belt putus dan menyebabkan piston tabrakan dengan katup.

Sedangkan untuk camshaft atau noken as jarang sekali ada pergantian kecuali mobil kehabisan oli dan camshaft benar-benar aus dan merubah sudut-sudut nok en, selain itu di bagian silinder head yang pasti di ganti adalah gasket silinder head karena komponen seperti gasket sekali bongkar tidak boleh di pakai lagi.

Komponen Bawah

sekarang di bagian bawah mesin, di bagian ini banyak sekali komponen utama yang pada umumnya diganti seperti piston, ring piston, stang piston, as kruk atau crankshaft, beberapa metal seperti metal duduk, metal jalan, metal bulan (thrust washer) yang sebagian besar harus di ganti saat turun mesin karena sudah aus bahkan banyak sekali yang sudah hancur apabila penyebab nya kehabisan oli atau overrunning yang sampai jebol blok silindernya.

Bagian bawah ini adalah komponen inti, banyak biaya yang harus di keluarkan untuk mengganti part-part disini dan saya sangat menyaranka untuk mengganti dengan part original disini. Beberapa part yang di prediksi mengeluarkan biaya besar adalah piston, ring piston dan as kruk atau crankshaft.

Komponen Pendukung

Komponen ini berada di luar komponen utama sebuah engine tetapi tanpa komponen-komponen ini sebuah mesin tidak bisa bekerja, karena ini part yang tidak terpisahkan dengan bagian kerja mesin.

Beberapa komponen ini seperti alternator, radiator, belt, throtlle body, intake manifold, exhaust manifold, injector, turbocharger (untuk kendaraan yang menggunakan turbo) ,accu, fan, pompa ac, dan masih banyak part kecil lainnya yang harus di cek sekalian saat bongkar pasang termasuk juga dengan engine mounting atau dudukan mesin yang kadang bongkar pasangnya sulit saat mesin di turunkan di ganti sekalian.

Penyebab Mobil Turun Mesin

bengkel turun mesinBerikut ini adalah beberapa alasan kenapa mobil di lakukan turun mesin, dari faktor penyebab ini akan di ketahui part-part apa saja yang nantinya di ganti dan ini akan terlihat jumlah biaya yang harus di keluarkan.

Insiden Tabrakan

Kasus ini jarang terjadi tapi juga ada, sebuah kejadian kecelakaan yang mengakibatkan harus turun mesin berarti mengalami benturan yang cukup parah, karena di bagian depan mesin ini sudah ada bumper dan juga rangka untuk menahan benturan dari luar.

Kerusakan yang di akibat benturan ini biasanya tidak merusak komponen bagian dalam seperti piston dan ring piston tetapi merusak blok silinder yang pecah atau as kruk yang bengkok serta cover timing depan yang biasanya hancur jadi mesin harus di turunkan, apalagi jika harus ganti silinder blok tentunya biasanya sangat besar dan terlalu beresiko jika ingin di perbaiki, solusi nya mungkin cari blok silinder bekas yang tentunya harus hati-hati saat memilih.

Selain kecelakaan insiden lain yang bisa mengakibatkan turun mesin adalah banjir, maka dari itu sangat di sarankan jangan gunakan mobil untuk melewati banjir yang memiliki genangan cukup tinggi, apalagi mobil-mobil yang memang di desain bukan untuk medan seperti ini.

Kerusakan akibat banjir ini yang umum terjadi adalah water hammer atau stang piston bengkok karena air masuk ke dalam ruang bakar dan ikut terkompresi, komponen yang rusak disini adalah stang piston dan sensor-sensor yang terendam air.

Kerusakan Sistem

Ada beberapa sistem yang bekerja untuk mesin, seperti sistem pendingin  (cooling sistem) , sistem pelumasan (lubrication sistem) dan sistem pengapian (ignition sistem) sistem bahan bakar (fuel sistem).

Jika melihat di lapangan banyak kasus mobil turun mesin karena kehabisan air artinya ada masalah di sistem pendingin, atau kehabisan oli karena ada kesalahan dari sistem pelumasan seperti pompa oli yang rusak atau kualitas oli yang sangat jelek, bahkan ada juga yang mobil ini turun mesin karena olinya habis karena ada kebocoran tanpa di ketahui pemiliki mobil, kerusakan dari sistem ini kebanyakan karena pemilik mobil lalai dalam merawat mesin mobil.

Sedangkan untuk sistem bahan bakar dan pengapian tidak membuat mobil harus sampai harus turun mesin, kerusakan di kedua sistem ini hanya akan membuat mesin mogok saja dan bisa di perbaiki dengan mengganti beberapa part yang rusak seperti pompa, injector, coil atau lainnya yang berhubungan dengan kedua sistem tersebut.

Jadi biaya yang harus di keluarkan akibat kegagalan sistem pendingin berbeda dengan masalah saat di timbulkan dari sistem pelumasan karena komponen yang terkena imbas juga berbeda, turun mesin karena masalah pelumasan akan membutuhkan biaya yang lebih besar.

Faktor Usia Mobil

Kalau sudah menyangkut umur sudah tidak bisa di ganggu gugat ya, kendaraan yang sudah di pakai sekitar 20 tahun akan menurun performa nya secara otomatis, hal ini karena komponen-komponen di dalam mesin sendiri sudah mulai aus karena proses gesekan secara terus menerus.

Baca Juga :  Dieseling Pada Mobil Apa Itu ?

Indikator yang paling mudah di ketahui seperti tarikan mesin sudah mulai berkuran, mesin bunyi ngelitik karena piston mengalami benturan dengan dinding silinder, keluar asap putih karena adanya oli yang sudah terbakar di ruang bakar, oli-oli ini bisa masuk lewat seal-seal katup yang sudah mulai keras dan juga dari ring piston yang celah nya sudah mulai melebar, saat kondisi seperti ini konsumsi oli akan cepat habis.

Komponen yang banyak mengalami keausan adalah piston, ring piston, dan semua metal biasanya harus di ganti. Jika hasil pengurkuan celah oli masih masuk spesifikasi biasanya akan di ganti dengan ukuran yang standart, tetapi jika sudah aus akan di lakukan oversize pada silinder blok atau di lakukan undersize pada crankshaft untuk mendapatkan celah oli kembali dan mesin kembali presisi.

Kegagalan Turun Mesin

kegagalan turun mesin Apakah setelah turun mesin, problem di mobil anda selesai, ada yang iya ada yang tidak alias gagal, beberapa waktu lalu saya punya customer di medan yang mobilnya harus turun mesin sampai 3 kali karena suara mesinnya tetap kasar.

Rekan satu bengkel saya juga pernah bongkar pasang mesin kijang diesel sampai belasan kali karena terus keluar asap putih, ada juga yang setelah di pasang dan di rakit dapat 3 minggu bunyi kasar keluar lagi, dan saya juga mengalami sendiri saat menurunkan mesin kijang diesel saat test drive rumah katup nya jebol, saya rasa banyak masalah lainnya yang terjadi seputar turun mesin yang tidak sekali langsung beres, mungkin anda juga perlu apa saja penyebabnya.

Salah Analisa

Ketika pertama kali customer membawa mobil nya ke bengkel dengan keluhannya yang harus di lakukan teknisi adalah melakukan analisa untuk mencari sumber penyebab masalah tersebut.

kita ambil contoh saat mobil di bawa ke bengkel mesinnya macet tidak bisa bergerak sama sekali karena habis banjir, teknisi yang profesional harus memeriksa terlebih dahulu sebelum memberikan estimasi harga, dan yang penting lagi harus punya gambaran perkerjaan yang nantinya akan di kerjakan.

Analisa adalah tahap awal, jika dari analisa ini tidak bisa menemukan problemnya sedangkan mobil itu sendiri mesinnya sudah bermasalah maka yang terjadi sumber masalah tidak ketemu dan pengerjaan jadi tidak jelas, jika anda sebagai customer anda harus mendapatkan penjelasan detail dari pihak bengkel.

Di Toyota misalnya ada training diagnosa engine yang memang focus untuk menemukan masalah-masalah dalam mesin, dan saya rasa di semua pabrikan ada training seperti ini untuk teknisinya, jadi bijaklah dalam memilih bengkel.

Salah Memilih Spare Part

Jika di atas adalah cerita salah analisa yang ini beda lagi, turun mesin dan gagal alias di ulang lagi karena salah memilih spare part yang di gunakan saat pergantian.

Di awal sudah saya jelaskan sebaiknya menggunakan part original untuk pergantian part dalam mesin. Pernah ada suatu kasus dalam jarak 3 minggu setelah turun mesin, mobil punya kasar dan setelah di cek ring piston nya rusak dimana awalnya pelanggan menolak menggunakan part original dan membawa sendiri part imitasi yang harganya cukup murah dan hanya bertahan 3 minggu saja.

Bayangkan jika itu mobil anda, anda harus mengeluarkan waktu lebih lagi, mengeluarkan uang lagi dan tentunya anda pasti akan menggunakan part lebih bagus dari sebelumnya dan membayar jasa perbaikan lagi. Jadi jangan tergiur.dengan harga murah lebih baik pilih yang berkualitas meskipun mahal.

Salah pengerjaan

Kalau ini adalah masalahnya adalah teknisinya yang kurang profesional, proses turun mesin mobil ini di awali dengan pemeriksaan untuk menemukan penyebab kenapa mesin sampai rusak.

Yang kedua adalah pembongkaran mesin, tidak asal bongkar ya disini, teknisi profesional akan mencatat setiap item yang di bongkar, di beri tanda dan di pisah tempat-tempatnya terutama baut-baut dan komponen kecil-kecil selain pekerjaan menjadi lebih rapi hal ini juga untuk memudahkan saat melakukan perakitan.

Yang ketiga adalah pembersihan, semua part harus di lakukan pembersihkan setelah di bongkar semuanya tanpa terkecuali. Pemeriksaan secara visual membutuhkah permukaan yang bersih dan bebas dari kotoran terutama oli.

Ke empat adalah proses pengukuran, tujuan terun mesin atau overhoul mesin adalah mengembalikan komponen mesin ke dalam bentuk standart, untuk itu setiap komponen harus di lakukan pengurukan sesuai spesifikasi di manual repair, ada komponen yang masih bisa di gunakan dan juga ada komponen yang harus di ganti karena hasil ukuran di luar spesifikasi.

Perakitan, tahap terakhir ini proses mengembalikan lagi semua part setelah di ketahui komponen mana yang harus di ganti. Di rakit kembali dengan urutan sesuai prosedur terutama untuk pengencangan baut-baut dan pemasangan ring piston yang kadan rawan salah.

Dari kelima urutan tadi ada banyak teknisi yang sering mengabaikan seperti misalnya tidak melakukan pengukuran celah oli hanya di lihat secara visual saja, tidak melakukan pengencangan baut silinder head sesui metode yang di tentukan, mengabaikan pemeriksanaan part-part kecil, bahkan ada komponen yang hanya di lap saja tanpa di cuci bersih sebelum di rakit kembali.

Kesalahan seperti ini bisa menyebabkan pekerjaan turun mesin gagal tidak sesuai yang di harapkan, terlebih lagi proses bongkar pasang yang menggunakan peralatan turun mesin seadanya yang berpotensi merusak komponen itu sendiri, memang ada? Banyak lah makanya hati-hati ya.

Lama Pengerjaan Turun Mesin

Berapa lama pekerjaan turun mesin mobil ini selesai, tidak bisa di pastikan berapa lama karena ada beberapa tahap yang harus di kerjakan, selain ituk faktor ketersediaan spare part juga berpengaruh sekali, banyak mobil yang harus masuk di bengkel berbulan-bulan hanya karena tidak mendapatkan spare part terutama spare part untuk mobil-mobil built up yang sulit, jika mobil umum dan part ready bisa satu minggu selesai

Tahap-Tahap Pekerjaan Turun Mesin

Berikut ini adalah atau tahap yang di kerjakan ketika melakukan pekerjaan overhoul engine yang bisa memberikan sedikit gambaran untuk anda berapa lama waktu yang di butuhkan untuk perbaikan sampai selesai.

Analisa

Analisa biasanya di lakukan oleh kepala mekanik atau mekanik senior untuk mendapatkan informasi apa penyebab utama yang menjadikan mesin rusak, disini di lakukan analisa dan estimasi part apa saja yang nantinya akan di lakukan pergantian biasanya tidak butuh waktu lama untuk tahap ini apalagi jika bengkel sudah sangat berpengalaman.

Baca Juga :  Penyebab Mesin Mobil Ngelitik Dan Solusinya

Pembongkaran

Proses bongkar mesin setelah analisa di temukan, pembongkaran harus hati-hari terutama untuk meletakkan part-part yang sudah di bongkar di tempatkan pisah-pisah dan di catat ini untuk batu bagian , ini untuk baut-baut dan komponen bagian ini, tujuannya adalah saat perakitan tidak bingung dan lebih hemat watku

Pembersihan

Setelah semua part di bongkar, selanjutnya adalah pembersihan, semua part di bersihkan dari oli dan sisa-sisa kotoran seperti kerak jika di ruang bakar, biasanya yang paling efektif adalah di bersihkan menggunakan bensin dan segera di letakkan di tempat yang bersih dan tertutup agar tidak kena debu, tahap ini biasanya hanya membutuhkan waktu sehari.

Pengukuran

Tahap selanjutnya jika semua komponen sudah bersih maka harus di lakukan pengukuran, ini tahap yang sangat vital, bengkel harus punya pedoman spesifikasi untuk mobil yang di kerjakan, jadi tidak berdasarkan kebiasaan saja.

Semua hasil pengukuran harus di catat detail dan ini adalah data utama yang digunakan untuk memutuskan part mana yang harus di ganti, dengan adanya petunjuk spesifikasi maka akan lebih di ketahui part-part mana saja yang sudah di luar spek dan harus di ganti, tahap pengukuran kurang lebih butuh waktu satu hari saja.

Perakitan

Tahap ini adalah perakitan, setelah di ketahui part apa saja yang harus di ganti, segera lakukan pemesanan spare part, biasanya di tahap ini adalah yang paling lama jika spare part tidak ada, tidak ada ketentuan berapa lama waktu tunggu mendapatkan part.

Sedangkan untuk lama perakitan biasanya butuh waktu sekitar 2-3 hari, karena harus hati-hati benar dalam pengerjaannya, terlebih lagi juga harus teliti mengenai momen kekencangan baut tiap komponen.

Test Jalan

Setelah perakitan selesai, mobil biasanya tidak langsung di test jalan tapi di hidupkan dahulu dan tidak di pakai jalan sampai beberapa jam, hal ini dengan tujuan agar part-part baru menyesuaikan dengan dudukannya.

Sambil mesin di hidupkan juga harus di cek sistem lainnya sudah oke semua, misal nya pengapian, pengisian, cek tekanan bahan bakar dan juga bisa cek sekalian emisi gas buang nya.

Jangan melakukan akselesari langsung saat mobil baru di rakit karena ini berbahaya, kita belum tahu sudah pas semua apa belum dudukan part di tempatnya, apalagi jika habis ganti bushing katup, pantang  untuk langsung di geber setidaknya biarkan mesin hidup 1-2 jam dahulu, sebelum di test jalan setelah itu di periksa lagi terhadap adanya kebocoran dan lain-lain

Perawatan Setelah Overhoul

perawatan setelah turun mesinSetelah mobil anda selesai proses turun mesin atau overhoul dan sudah di pakai kembali ada beberapa hal yang harus perhatikan supaya mobil tetap awet, perlu di ketahu ada beberapa komponen yang harus bisa anda cek sendiri tanpa perlu datang ke bengkel, hal yang ringan sebenarnya tapi sering di lewati sebagian besar orang apa saja itu

Periksa Jumlah Oli Mesin

Yang perlu anda lakukan adalah sesekali mengecek jumlah oli yang ada di mesin dengan cara lewat stick pengukur, pastikan saat pagi hari sebelum mobil di pakai lihat jumlah oli mesinnya, jika cukup berarti tidak ada masalah dan misal tiba-tiba berkurang cukup banyak harus segera anda periksa ke bengkel, karena normalnya jumlah oli tidak akan berkurang drastis ketika tidak ada kebocoran, pengecekan ini bisa anda lakukan mungkin seminggu sekali.

Sebagai tambahan, banyak orang yang menambahkan zat aditif pada oli dengan tujuan oli menjadi awet, padahal hal ini sebenarnya tidak di sarankan karena formula oli akan rusak ketika di berikan zat kimia dari luar sehingga bisa jadi oli kehilangan daya pelindung atau lapisan oil film akan rusak, sebaiknya hindari melakukan hal ini, cukup pakai oli mesin saja dan di ganti secara berkala.

Cek Air Radiator

Cara mengeceknya cukup mudah, tidak perlu membuka tutup radiator karena ini bahaya, cukup lihat di tampungan air atau reservoir jumlah air yang ada disana, sebaiknya juga periksa jika tanda-tanda air keluar dari saluran pendingin seperti di area waterpump, area selang keluar masuk radiator. Saat berkendara jika tiba-tiba temperature naik, sebaiknya segera berhenti dan segera hubungi bengkel terdekat.

Cek kondisi Belt

Sebenarnya belt ini usianya cukup awet, dan jika ada kerusakan indikator pertama biasanya bunyi kasar. Meskipun putus belt ini tidak akan membuat mobil mogok langsung, tapi perlahan-lahan karena batteray tidak terisi lagi. Sedangkan yang penting adalah timing belt yang di dalam mesin, di mobil-mobil lama biasanya timing belt di ganti setiap 80-100 ribu km, namun ada baiknya setiap kelipatan 10 ribu anda cek untuk sekedar berjaga-jaga.

Contoh Estimasi Spare Part

Berikut ini saya lampirkan berberapa daftar spare part yang kemungkinan di ganti saat melakukan proses turun mesin, untuk harga setiap part nya nanti bisa anda tanyakan ke bengkel resmi di bagian suku cadang atau bisa ke toko spare part langganan anda dan ini tidak semua part harus di ganti harus di cek sesuai kebutuhan karena faktor dimana anda mendapatkan barang juga berpengaruh ke biaya turun mesin mobil.

daftar spare part dalam mesin

Kesimpulan

bengkel specialist overhoul mesinBiaya turun mesin mobil minimal 10 juta untuk kebutuhan sparepart dan biaya jasa turun mesin, nilai ini tentu bisa bertambah setelah melihat kerusakan atau bisa jadi kurang dari itu ketika penyebabnya tidak terlalu berat dan menggunakan spare part yang imitasi tapi hal ini juga melihat jenis mobil anda setidaknya di range antara 10-30 juta.

Pilihlah bengkel specialist turun mesin jika anda melakukan pekerjaan di luar bengkel resmi, dan mintalah penjelasan detail setiap pekerjaan yang telah di lakukan dan jangan lupa untuk meminta garansi pekerjaan setelah proses perbaikan selesai

Lakukan perawatan secara rutin untuk menjaga kondisi mobil anda, berkendaralah dengan hati-hati, dan selalu siapkan budget atau dana untuk turun mesin mobil misalkan terjadi hal-hal tidak terduga semacam ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!