Fungsi ECU Pada Mobil

Posted on

MOBILUPDATE.NET – ECU adalah singkatan dari Electronic Control Unit, yaitu seperangkat perangkat elektronik yang di desain untuk mengatur kinerja dari sebuah sistem di mobil. ECU di pakai pada kendaraan saat ini yang sudah menggunakan sisten injeksi jadi jika dulu mobil masih menggunakan karburator tidak menggunakan ECU ini.

Semakin kesini perkembangan teknologi semakin maju ECU menjadi pilar terpenting dalam sistem operasi kendaraan tidak hanya mengenai sistem injeksi saja tetapi juga semua sistem di kendaraan terkontrol semuanya dengan ECU ini, ada sistem pengereman, suspensi, transmisi, keamanan dan lainnya semua menggunakan ECU sendiri-sendiri dan semua terkoneksi menjadi satu.

Cara Kerja ECU Pada Mobil

Pada dasarnya ECU ini adalah pusat dari kontrol kinerja kendaraan, ECU akan menerima input data dari sensor-sensor yang ada di dalam kendaraan seperti speed sensor, knock sensor, oxygen sensor, dan masih banyak sensor lainnya biasanya semakin mewah dan berkelas sebuah mobil akan semakin banyak sensor yang di gunakan, semua input data yang berupa tegangan ini akan masuk ke dalam ECU, setelah data masuk ECU akan mengeluarkan perintah kepada actuator, yaitu komponen yang berfungsi secara mekanikal seperti injector, actuator abs, accumulator suspensi, iginition coil dan lainnya, siklus ini akan terjadi secara terus menerus selama kendaraan masih digunakan.

gambar bagan cara kerja ECU
contoh alur kerja ECU

*gambar dari mecahnicalbosster.com

Desain ECU

Pada awal nya dulu ECU memiliki ukuran besar karena komponen di dalamnya berupa transistor, resistor,kapasitor,diode dan komponen lainnya tidak seperti sekarang yang di dalamnya sudah menggunakan IC yang telah di program, di bawah ini adalah contoh ECU mobil jaman dahulu.

contoh desing ECU yang lama

Coba anda perhatikan banyak sekali komponen-komponen yang berukuran besar, jadi jika ada kerusakan bisa jelas terlihat secara visual seperti meleleh atau terbakar, karena teknologi semakin maju desain ECU pun juga berubah menjadi lebih simple dan kecil tetapi performanya jauh lebih tinggi di bandingkan dahulu, di bawah ini adalah contoh ECU jaman sekarang.

desain ecu lexus

Secara visual anda sudah pasti perbedaanya, foto di atas adalah salah satu ECU dari Lexus. Karena ECU sekarang sudah menggunakan IC yang di program maka ECU juga bisa di reprogram atau di program ulang untuk kebutuhan tertentu misalnya untuk balapan atau meningkatkan performa lainya, walaupun memiliki resiko kerusakan yang cukup besar terhadap ECU sendiri, dan ini hanya dilakukan oleh para ahli dengan kemampuan dan alat tertentu.

Penyebab ECU bisa rusak

Logikanya hampir semua komponen buatan manusia dalam kendaran ini bisa rusak, tetapi apa yang menjadi penyebab kerusakan itu tadi yang perlu di ketahui, komponen elektronik seperti ECU sulit di deteksi seberapa lama dia bisa tetap bekerja, tidak ada yang tahu, hal ini tentu berbeda dengan komponen fisik lainnya yang bisa di prediksi akan terjadi kerusakan pada waktu tertentu misalnya kampas rem, timing belt, pirigan cakram, kopling, minyak rem, oli dan komponen lainnya yang akan menurun kemampuannya seiring pemakaian.

Dari pengalaman kami selama ini beberapa hal di bawah ini yang menyebabkan sebuah ECU rusak entah nanti di ganti atau sebagian bisa di repair :

  • Kosleting : bisa terjadi karena ada arus masuk yang besar karena kesalahan rangkaian eksternal tambahan, biasanya pemasangan accessories atau audio yang salah mengambil source power.
  • Kebanjiran : ini sering terjadi jika mobil terendam air sangat berpotensi merusak komponen di dalam ECU walaupun sudah di desain untuk tahan air.
  • Kecelakaan : mau bagaimana lagi kalau sudah berubah bentuknya.
  • Reprogram / mapping : belajar memprogram ulang ECU cukup beresiko juga salah satunya ECU gagal bekerja lagi, dan saya beberapa kali menerima orderan ECU hiace karena gagal di program.
  • Hilang : ada lho maling yang curi ECU, ngerti juga kalau barang mahal

Cara memperbaiki ECU

Mungkin 5 hal di atas yang menjadi penyebab ECU harus di ganti atau di perbaiki, sebagai catatan tidak semua ECU bisa di perbaiki, jika anda mengalami kerusakan pada ECU dan ingin service ceritakan dengan detail masalah yang terjadi ke mobil anda kepada tukang servicenya, ada kasus yang bisa di perbaiki ada yang sudah harus ganti, beberapa ECU lama lebih mudah di perbaiki untuk masalah tertentu tetapi untuk ECU baru hampir semuanya langsung ganti, jika anda memiliki mobil-mobil Built Toyota Jepang misal Harrier, Previa, Estima, Ist dan lainnya yang mengalami kerusakan ECU dan ingin membeli ECU bekas anda bisa hubungi di nomor 081252856060 via whatshap yang merupakan specialist part mobil jepang baik baru maupun second dengan kondisi bagus atau bisa di cek di website nya toyotapartshop.com

Resiko membeli ECU second adalah di dalam ECU lama sudah ada program yang berjalan, sehingga harus di registrasi ulang dengan mobil yang baru, tidak semua bengkel memiliki kemampuan seperti ini jadi sebelum anda order ECU second, sebaiknya tanyakan dahulu kepada bengkelnya apa nanti bisa di registrasi ulang.

Harga ECU

Harga dari perangkat ini sangat bervariasi, semakin mahal kendaraan bisa semakin mahal pula harga ECU nya karena sistem yang bekerja semakin banyak, ECU baru untuk mobil lokal bisa di kisaran 3 juta ke atas, kalau sudah masuk ke mobil-mobil yang hitect bisa sampai puluhan juta.

Itulah sedikit pengetahuan yang bisa saya bagikan kepada anda tentang ECU, saya sadar tulisan ini masih banyak sekali kekuranganya, untuk itu silakan koment di bawah ini jika mau Tanya seputar ECU, dan akan kami jawab jika kami tahu jawabannya atau kami berikan referensi lainnya, silakan share di social media postingan ini jika dirasa bermanfaat untuk anda.

Incoming search terms:

  • mobil pelek blakang banyak oli apanya yang rusak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *